12 Juni 2026 - 22:42
Detail Baru Draf Nota Kesepahaman 14 Poin Iran-Amerika Terungkap

Sumber yang dekat dengan tim perunding Iran mengungkap rincian baru draf nota kesepahaman 14 poin antara Iran dan Amerika Serikat. Draf tersebut menekankan penghentian perang secara permanen dan segera di seluruh front konflik, termasuk Lebanon.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Sumber yang dekat dengan tim perunding Iran mengungkap rincian baru draf nota kesepahaman 14 poin antara Iran dan Amerika Serikat. Draf tersebut menekankan penghentian perang secara permanen dan segera di seluruh front konflik, termasuk Lebanon.

Menurut laporan yang dipublikasikan, isi pokok draf kesepahaman tersebut meliputi:

1. Penghentian perang secara permanen dan segera di seluruh front, termasuk Lebanon.

2. Komitmen Amerika Serikat untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran serta menghormati kedaulatan Republik Islam Iran.

3. Penghapusan penuh blokade laut terhadap Iran dalam waktu 30 hari.

4. Komitmen Amerika Serikat untuk menarik pasukannya dari wilayah sekitar Iran.

5. Pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari dengan mekanisme dan pengaturan yang ditetapkan Iran.

6. Penangguhan sanksi terhadap penjualan minyak, produk petrokimia, dan turunannya, serta pemberian akses penuh Iran terhadap seluruh pendapatan yang dihasilkan dari sektor tersebut.

7. Amerika Serikat dan sekutunya diwajibkan mengajukan program rekonstruksi Iran dengan nilai minimal 300 miliar dolar AS.

8. Dilakukannya perundingan selama 60 hari guna mencapai kesepakatan final yang berfokus pada isu nuklir dan pencabutan penuh seluruh sanksi primer dan sekunder Amerika Serikat, serta pencabutan resolusi Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang berkaitan dengan Iran.

9. Penegasan kembali komitmen Iran terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) untuk tidak memproduksi senjata nuklir.

10. Selama masa perundingan, Amerika Serikat berkomitmen tidak akan menambah kekuatan militernya di kawasan dan tidak akan memberlakukan sanksi baru terhadap Iran.

11. Pembebasan dana Iran yang diblokir sebesar 24 miliar dolar AS selama periode 60 hari perundingan. Setengah dari jumlah tersebut harus tersedia bagi Iran sebelum perundingan dimulai.

12. Pembentukan mekanisme pengawasan untuk memastikan pelaksanaan dan kepatuhan terhadap kesepakatan.

13. Kesepakatan akhir akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

14. Perundingan final tidak akan dimulai sebelum setengah dana Iran yang dibekukan dibebaskan, sanksi minyak ditangguhkan, dan blokade laut dicabut. Selain itu, kesepakatan akhir hanya akan membahas masa depan program pengayaan uranium Iran, status bahan uranium yang telah diperkaya, pencabutan sanksi, dan program rekonstruksi ekonomi Iran. Isu program rudal Iran maupun dukungannya terhadap kelompok-kelompok perlawanan secara tegas dikeluarkan dari agenda perundingan.

Sebagaimana sebelumnya disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, draf tersebut masih memerlukan pembahasan dan persetujuan akhir dari lembaga-lembaga terkait di Iran sebelum dapat difinalisasi.

Your Comment

You are replying to: .
captcha